Bawang putih (Allium sativum) merupakan anggota keluarga Alliaceae yang juga mencakup bawang merah.

Bawang putih telah digunakan sepanjang sejarah manusia baik untuk pengobatan dan kuliner.

Bawang putih terdiri atas beberapa bagian yang disebut siung.

Khasiat Bawang Putih

Bawang putih merupakan salah satu bahan makanan paling serbaguna di planet ini. Bawang putih diakui dapat menjadi suplemen kesehatan.

Bawang putih dengan sifat antioksidan sangat baik untuk jantung dan sistem kekebalan tubuh serta melancarkan sirkulasi darah.

Komponen aktif dalam bawang putih adalah senyawa belerang yang disebut allicin. Allicin adalah bahan kimia yang dihasilkan ketika bawang putih dicincang, dikunyah, atau ditumbuk.

Allicin ampuh sebagai antibiotik untuk menghambat perkembangbiakan kuman. Bahkan, dikatakan 1 miligram allicin memiliki kekuatan setara 15 unit penisilin standar.

Telah ada lebih dari 12 studi yang dipublikasikan di seluruh dunia yang memastikan bahwa bawang putih dapat mengurangi kolesterol.

Baru-baru ini para peneliti di Oxford dan Amerika telah menerbitkan beberapa hasil penelitian tentang bawang putih.

Bawang putih dikenal mampu merangsang T-limfosit dan aksi makrofag, meningkatkan tingkat interleukin-1, dan memperkuat sel-sel pembunuh kuman alami. Semua ini akhirnya akan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Sejarah Bawang Putih

Bawang putih jarang digunakan pada masakan tradisional Inggris (meskipun dikatakan telah tumbuh di Inggris sebelum 1548), namun umum digunakan di Eropa Mediterania.

Pekerja piramida kuno di Mesir konon memakan bawang putih untuk meningkatkan daya tahan dan kekuatan.

Bawang putih ditempatkan oleh orang Yunani kuno di tumpukan batu di persimpangan jalan sebagai makan malam untuk Hecate.

Pada masa Romawi, bawang putih dianggap sebagai penangkal racun. Sebagai informasi, banyak pembunuhan politik pada masa itu yang menggunakan racun.

Orang Spanyol telah lama menggunakan bawang putih sebagai pengawet dan anti bakteri. Banyak buku telah ditulis mengenai hal ini.

Penduduk Pelusium di Mesir, yang menyembah bawang, dikatakan memiliki keengganan untuk mengkonsumsi bawang merah dan bawang putih sebagai makanan.

Orang Eropa pernah menganggap bawang putih ampuh melawan setan, manusia serigala, dan vampir. Untuk mengusir vampir, bawang putih bisa dikalungkan di tubuh, digantung di jendela atau menggosokkannya pada cerobong asap dan lubang kunci.

Fakta Bawang Putih

Bawang putih mengandung germanium. Germanium adalah agen anti-kanker, dan bawang putih mengandung germanium lebih dari tumbuhan lainnya.

Dalam tes laboratorium, tikus yang diberi makan bawang putih tidak menunjukkan perkembangan kanker, sedangkan tikus yang tidak diberi makan bawang putih menunjukkan indikasi kanker.

Bahkan, bawang putih telah terbukti dapat menghambat pertumbuhan tumor pada manusia.

Manfaat lain dari bawang putih adalah membantu mengatur tekanan darah. Jadi apakah Anda memiliki masalah dengan tekanan darah rendah atau tinggi, bawang putih bisa membantu menyeimbangkannya.

Bawang putih dapat membantu memperkuat pertahanan tubuh terhadap alergi, membantu melepaskan plak dari dinding arteri, membantu mengatur kadar gula darah, dan mampu mengusir parasit seperti cacing dari tubuh manusia.

Selain semua manfaat kesehatan, bawang putih juga mengandung vitamin dan nutrisi lainnya. Beberapa di antaranya adalah protein, kalium, Vitamin A, B, B2 dan C, kalsium, seng dan banyak lainnya.

Dalam sebuah percobaan, bubuk allicin terbukti dapat mengurangi resiko terjangkit flu hingga 50%.

Bawang putih dan bawang merah beracun untuk kucing dan anjing.

Minum jus lemon atau makan beberapa potong lemon akan menghilangkan bau napas akibat makan bawang putih