1.ILMU PENGETAHUAN
“ilmu pengetahuan” lazim dipergunakan dalam pengertian sehari-hari yang teridi dari 2 suku kata yaitu “ilmu” dan “pengetahuan”,yang masing-masing kata mempunyai identitas sendiri-sendiri.dalam membicarakan “pengetahuan” saja akan menghadapi berbagai masalah seperti kemampuan indra dalam memahami fakta pengalaman,dan dunia realitas ,hakikat ,pengetahuan,kebenaran ,kebaikan.penegertian pengetahuan sebagai istilah filsafah tidaklah sederhana karena bermacam-macam pdandangan dan teori (epistemologi),diantaranya pandangan aristotles ,bahwa penegtahuan merupakan pengetahuan yang dpt di indrai meranggsang budi.kalau menurut imanuel kant pengetahuan ialah persatuan antara budi dan pengalaman.dari berbagai macam pandanagan tentang pengetahuan di peroleh sumber-sumber pengetahuan berupa ide,kenyataan,kegiatan akal budi,pengalaman sintesis budi atau meragukan karena adanya sarana untuk mencapai pengetahuan yang pasti.untuk mencapai pengetahuan yang ilmiah dan objktif di perlukan sikap yang bersikap ilmiah meliputi 4 hal yaitu:tidak ada perasaan bersifat pamrih,selektif,kepercayaan yang layak terhadap kenyataan yang tidak dapat di ubah maupun terhdap alat indra dan budi yang dipergunakan untuk mencapai ilmu,merasa bahwa setiap pendapat,teori maupun aksioma terdahulu telah mencapai kepastian,namun masih harus d buktikan kembali.
2.TEKNOLOGI
Teknologi dalam penerapannya sebagai jalur utama yang dapat menyongsong masa depan yang cerah ,kepercayaan yang sudah mendalam.sikap demikian adalah wajar ,asalkan tetap pada konteks penglihatan rasional.sebab teknologi selain mempermudah kehidupan manusia juga mempunyai damapat sosial yg lebih penting dari kehebatan teknologi itu sendiri.dalam konsep fragmatis yang kemungkinan berlaku secara akademis dapat dikatakan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai suatau seni yang mengandung pengertian berhubungan dengan proses produksi.teknologi memperlihatkan fenomenanya dalam masyarakat sebagai halimpersonal dan memiliki faktor otonomi mengubah setiap bidang kehidupan manusia menjadi lingkup teknis fenomena teknik pada masyarakat sekarang.adapun ciri”nya sebagai berikut: rasional,artifisalitas,otomatisme,teknik,monisme,universalisme,otonomi.
ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI DAN NILAI DAN KEMISKINAN
Ilmu pengetahuan dan teknologi sering di kaitkan dengan nilai atau moral.hal ini menjadi perhatian besar di karenakan dampaknya melalui kebijkan pembangunan,yang pada hakikatnya ada;ah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.penerapan ilmu pengetahuan khususnya teknologi sering kurangnya memperhatikan masalah nilai moral,atau segi-segi manusiawi.keadaaan demikaian tak luput dari falsafahpembangunan itu sendiri,dalam menentukan pilihan antara orientasi produksi dengan motif ekonomi yang kuat,dengan orientasi nilai menyangkut segi-segi kemanusiaan yang terkadang harus di bayar mahal.sedangkan kemiskinan lazim dilkuiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memnuhi kebutuhan hidup yang pokok.dikatakan di bawah garis kemiskinan apabila tidak cukup memnuhi kebutuhan pokok sehari-hari.kemiskinan merupakan thema sentral dari perjuangan bangsa ,sebagai inspirasi dasar pejuanagan akan kemerdekaan bangsa , dan motivasi fundamental dari cita-cita menciptakan masyarakat adil dan makmur.kemiskinan dapat di pengaruhi oleh beberapa hal yaitu:persepsi manusia itu sendiri , posisi manusia dalam lingkungan sekitar dan kebutuhan objektif manusia untuk bisa hidup secara manusiawi.